Belajar Sukses dari Tombol-tombol Keyboard

 

Kusnandar Putra


Ada yang menarik dari sambutan wisuda Prof. Dr. Hamdan Juhanis, beliau mengatakan, 


"Jangan hanya memakai keyboard untuk mengetik, tapi gunakanlah untuk menjadi tombol-tombol kesuksesan hidup kalian. Tombol Control (Ctrl), maknanya apa? Control-lah kehidupan kalian kalau ingin sukses. Control ego, control syahwat, control nafsu, control sensi, jangan suka baper. Yang punya duit, control belanja, jangan jadi shopaholic.

Lalu ada tombol shift, ganti, ganti kebiasaan buruk kalian. Yang suka mager, malas gerak, ganti menjadi gercep, gerak cepat. Yang suka kutu, ganti kebiasaan malas itu, ganti kebiasaan-kebiasaan yang tidak produktif dalam hidup kalian selama ini. Kalau lingkungannya tidak kondusif, ganti. Kalau bertemu dengan orang-orang toksik, ganti. Bertemanlah dengan orang-orang yang bisa membantu pencapaian kalian.

Dan tombol yang tidak kalah pentingnya adalah alternatif. Maknanya apa anak-anakku para sarjana? Dalam hidup ini kita punya tujuan, banyak alternatif, banyak jalan menuju ke Roma. Kalau rencana A tidak berhasil, alternatifnya adalah rencana B. Kita mainkan ikhtiar, jangan mudah mati akal, selalu ada jalan keluar dari persoalan-persoalan yang ditemukan dalam hidup ini.

Namun anak-anakku para sarjana, ingat, ada satu tombol dalam keyboard ini yang kalian usahakan jangan pernah sentuh dalam proses pencapaian kehidupan kalian. Escape, apa artinya? Kabur, melarikan diri, mumpet. Jangan sentuh ini kalau kalian ingin berhasil dalam hidup kalian. Hadapi masalah, hadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab. Jangan coba lari dari persoalan, apalagi lari dari kenyataan."


Pesan di atas mengajarkan bahwa kesuksesan hidup bukan hanya tentang ilmu, gelar, atau pekerjaan, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu mengendalikan dirinya, berani memperbaiki kebiasaan, terus mencari jalan ketika menghadapi kesulitan, dan tidak melarikan diri dari tanggung jawab.


  Seorang Muslim dituntut untuk mampu mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki diri, berikhtiar, bersabar menghadapi ujian, serta bertawakal kepada Allah. 


Sebab hidup bukan tentang terbebas dari masalah, melainkan bagaimana kita menghadapi setiap masalah dengan iman, ilmu, ikhtiar, dan tanggung jawab.


 Jangan hanya pandai menggunakan keyboard untuk mengetik kesuksesan, tetapi jadikan setiap “tombol kehidupan” sebagai pengingat untuk terus menjadi hamba Allah yang lebih baik.


Barokallohu fiikum


Makassar, 27 September 2026




Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Gelar Tanpa Dampak

Doakan Pak Prabowo