Di Waktu Mustajab, Doakan Pak Prabowo

 

Kusnandar Putra

Ada orang-orang yang mungkin tidak kita kenal secara pribadi, tetapi keputusan yang mereka ambil dapat memengaruhi kehidupan jutaan manusia.

Salah satunya adalah seorang pemimpin negara.

Karena itu, ketika kita memiliki kesempatan berdoa pada waktu-waktu yang mustajab, jangan hanya mendoakan diri sendiri dan keluarga.

Doakan pemimpin negeri.

Doakan agar Allah memberikan mereka petunjuk, kekuatan, dan kemampuan untuk menjalankan amanah.

Presiden Prabowo Subianto, misalnya, dalam berbagai kesempatan menyampaikan sejumlah agenda pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

MBG sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian siswa, menurunkan risiko stunting, serta mendukung tumbuh kembang fisik dan kognitif anak secara optimal.

Pemerintah juga melaporkan langkah penyelamatan keuangan dan aset negara. Pada April 2026, Presiden menyampaikan bahwa uang tunai yang berhasil diselamatkan mencapai Rp31,3 triliun.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi bagian dari penguatan ekonomi rakyat di tingkat desa. Pemerintah melaporkan bahwa pada Agustus 2026 sebanyak 10.000 koperasi telah beroperasi, dengan sebagian masih dalam tahap penyesuaian.

Semua itu adalah program dan langkah pemerintah yang harus kita dukung. Kita doakan.

Sebab menjadi pemimpin bukanlah perkara ringan.

Kita doakan agar Allah memberikan mereka kekuatan untuk menegakkan keadilan dan menjaga amanah.

Imam Al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata,

لَوْ كَانَ لِي دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ لَجَعَلْتُهَا لِلسُّلْطَانِ

“Jika aku memiliki satu doa yang pasti dikabulkan, maka aku akan tujukan doa itu untuk penguasa.”

Kita mungkin tidak mampu berada di ruang-ruang tempat keputusan negara dibuat.

Tetapi kita selalu bisa mengambil bagian melalui doa.

Terutama ketika berada pada waktu-waktu yang kita yakini mustajab.

Doakan pemimpin kita.

Doakan negeri kita.

Doakan rakyat Indonesia.

Semoga setiap kebijakan yang baik dimudahkan, setiap kekeliruan diperbaiki, dan setiap amanah dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Karena pada akhirnya, yang kita harapkan pemimpin yang kuat. Kita berharap pemimpin berdampak bagi  kemaslahatan bagi rakyat.

Barokallohu fiikum.

Gowa, 22 September 2026



Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Gelar Tanpa Dampak

Doakan Pak Prabowo