Simbiosis Persahabatan

 


Kusnandar Putra


Waktu mengajar, saya sempat sampaikan kepada anak-anak bahwa persahabatan itu mirip simbiosis pada biotik. 


Simbiosis terbagi menjadi tiga jenis, 


Mutualisme, yaitu pembagian pihak yang saling menguntungkan. Contoh lebah & bunga. 


Komensalisme, yaitu satu pihak yang untung, pihak lain netral/tidak dirugikan. Contoh: anggrek & pohon mangga


Parasitisme, yaitu satu pihak yang untung, pihak lain dirugikan. Contoh: benalu & pohon mangga. 


Pertemanan hari ini mirip seperti itu, ada teman yang membawa manfaat dan ada yang membawa kerugian. 


Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Beliau bersabda bahwa perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat penjual minyak wangi dan pandai besi. 


Jika kita berteman dengan penjual minyak wangi, pilihannya cuma dua, kita diberi minyak wangi secara cuma-cuma atau kita membeli darinya. Paling tidak, kita terciprat aroma harumnya. Sebaliknya, berteman dengan pandai besi risikonya adalah baju kita terbakar percikan api atau setidaknya kita pulang dengan bau asap yang menyengat. 


yang baik adalah yang dibangun karena Allah subhanahu wa persahabatan ta'ala. 


Ingatkah kita pada kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu? 


Beliau menemani Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berhijrah bukan untuk mencari jabatan, melainkan karena cinta dan iman. Ketika niatnya tulus karena Allah subhanahu wa ta'ala, maka tidak ada kata kecewa saat bantuan kita tidak dibalas oleh manusia.


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda, "Saling memberilah hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai." (HR. Al-Bukhari)


Jangan menjadi parasit dalam pergaulan. Yang mana Anda merusak hati, merusak akhlak, merusak otak orang lain, membuat manusia jauh dari Islam, membawa manusia cinta dunia. 


Barokallohu fiikum. 


Makassar, 2 September 2026



Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Gelar Tanpa Dampak

Doakan Pak Prabowo