Anak-Anak Jangan Sampai Tidak Suka Makan Ikan

 


Kusnandar Putra


Pagi ini (1/10) saya sampaikan ke siswa SMP agar mereka suka makan ikan. Karena ada fenomena, ada anak yang tidak suka makan ikan. 


Ingat! 

Ikan itu enak, mudah ditemukan, dan paling penting, memiliki banyak kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh dan berkembang.


Jangan sampai makanan sehari-hari hanya berkutat pada mi instan dan telur. Telur memang bergizi, mi instan boleh saja sesekali, tetapi tubuh membutuhkan makanan yang beragam. 


Ada nasi, sayur, buah, telur, daging, dan tentu saja ikan.


Ikan bisa diolah menjadi berbagai macam menu. Bisa digoreng, dibakar, dipindang, dimasak kuah, atau diolah menjadi makanan yang lebih disukai anak-anak. 


Jadi, jika tidak menyukai satu jenis ikan, bukan berarti harus membenci semua ikan.


Dalam Islam, makanan bukan sekadar urusan kenyang. Allah azza wajalla berfirman, artinya, 


“Makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu.”

(Surah Al-Baqarah: 172)


Ayat ini mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya memperhatikan makanan yang dikonsumsinya. Bukan hanya halal, tapi juga baik dan bermanfaat bagi tubuh.


Oleh karena itu, anak-anak perlu belajar menyukai makanan yang baik dan bergizi.


 Jangan membiasakan lidah hanya mencari makanan yang instan dan praktis. Sebab, tubuh adalah amanah dari Allah yang harus dijaga.


Orang tua juga memiliki peran penting. Jangan hanya bertanya, “Nak, mau makan apa?” 


Tetapi sajikan saja ikan langsung. 


Anak yang sejak kecil terbiasa menikmati makanan beragam akan memiliki kebiasaan yang lebih baik. Karena menjaga kesehatan juga bagian dari mensyukuri nikmat Allah.


Jadi, anak-anak, mulai sekarang jangan anti ikan. Saya makan ikan. Nikmati rasanya, syukuri rezekinya, dan jaga tubuh sebagai amanah dari Allah.


Barokallohu fiikum


Makassar, 1 Oktober 2026



Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Gelar Tanpa Dampak

Doakan Pak Prabowo