Tiga Anak Saya, Tidak Bisa Makan

 


Kusnandar Putra


Seorang ibu berkata tentang Sekolah Rakyat, 


“Anak saya, tiga-tiganya (dulu) tidak bisa makan. Anak saya tiga-tiganya (dulu) tidak bisa sekolah, tidak bisa makan, Pak. Akhirnya aku bekerja badut, biar anak saya bisa makan. Keliling ke sana ke mari cari uang, Pak. Buat anak biar makan, biar sekolah. الحمد لله dengan adanya Sekolah Rakyat saya bangga sekali, Pak. Biar anak saya cita-citanya tercapai.”


Alhamdulillah, kehadiran Sekolah Rakyat patut didukung.


Sekolah Rakyat memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan dan mengejar cita-cita. Pendidikan tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang memiliki kemampuan ekonomi.


Setiap anak berhak memiliki masa depan.


Anak seorang buruh berhak bermimpi menjadi ulama. Anak petani berhak bercita-cita menjadi dokter. Anak pemulung berhak bercita-cita menjadi sarjana. Anak dari keluarga sederhana juga berhak mendapatkan kesempatan untuk mengubah kehidupan keluarganya.


Di sinilah Sekolah Rakyat menjadi penting.


Dukungan terhadap Sekolah Rakyat bukan berarti memandang rendah anak-anak yang belajar di dalamnya.


 Justru sebaliknya. Sekolah Rakyat adalah bentuk keberpihakan agar anak-anak dari keluarga yang sedang berjuang tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.


Pesan Pak Prabowo kepada anak-anak Sekolah Rakyat juga sangat penting, 


“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku, jangan kau berkecil hati, jangan kau malu. Orang tuamu hanya buruh, atau hanya petani miskin, atau hanya tukang pemulung. Jangan kau malu. Mereka, mereka mulia. Mereka kerja keras, halal, bekerja dengan tetesan keringat untuk masa depanmu.”


Terima kasih, Bapak Prabowo. 


Dan semua anak Indonesia, 

Jangan malu menjadi anak dari keluarga sederhana.


Justru perjuangan orang tua harus menjadi motivasi untuk belajar lebih sungguh-sungguh. 


Ketika seorang ibu rela menjadi badut agar anaknya bisa makan dan sekolah, tentu perjuangan itu tidak boleh dibalas dengan kemalasan.


Sekolah Rakyat harus menjadi tempat tumbuhnya harapan.


Tempat anak-anak belajar, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar kelak dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.


Mendukung Sekolah Rakyat berarti ikut mendukung harapan seorang ibu yang ingin anaknya sekolah.


Mendukung Sekolah Rakyat berarti ikut menjaga mimpi anak-anak dari keluarga kurang mampu.


Dan mendukung pendidikan berarti ikut menyiapkan generasi Indonesia yang lebih baik.


Dalam Islam, membantu orang lain mendapatkan kebaikan merupakan sesuatu yang mulia. Allah Ta'ala berfirman, 


وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ


“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan.”

(Surah Al-Ma'idah: 2)


Maka, memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita adalah ikhtiar mulia. 


Semoga Allah memberkahi setiap ikhtiar untuk mencerdaskan anak bangsa dan membuka jalan masa depan yang lebih baik bagi mereka. Amin


Makassar, 5 Oktober 2026



Comments

Popular posts from this blog

Khutbah Jumat: 5 Bahaya Judi Online

Gelar Tanpa Dampak

Doakan Pak Prabowo